Bekerja dalam blok waktu pendek dan memberi jeda singkat di antaranya membuat alur kerja terasa lebih ringan. Jeda bisa berupa berdiri sejenak, berjalan ke jendela, atau mengganti posisi duduk.
Atur pengingat ringan untuk mengingatkan jeda, misalnya alarm setiap 50 menit. Gunakan waktu itu untuk melakukan gerakan sederhana atau mengganti pandangan, bukan membuka media sosial.
Ciptakan sudut singgah kecil di ruang kerja: tanaman, botol air, atau objek yang menenangkan mata. Hadirnya titik visual ini memberi alibi beristirahat tanpa mengganggu ritme tugas.
Eksperimen dengan teknik singkat seperti menulis ide kacangan di kertas atau melakukan peregangan ringan. Tujuannya adalah memberi ruang kreatif singkat yang membantu berpindah antar tugas.
Jangan takut menyesuaikan durasi jeda sesuai kebutuhan hari itu. Fleksibilitas membuat kebiasaan ini mudah dipertahankan dan terasa alami dalam aktivitas kerja.

